Bandung - Seorang siswi SMK dilaporkan
mengalami kesurupan di area gedung Program Studi Teknik Industri Institut
Teknologi Bandung. Tepatnya pada hari Senin (18/2/2013) sekitar pukul 14.00
WIB. Berdasarkan sumber yang didapat, siswi tersebut sedang magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL)
di ITB.
Menurut kesaksian Asha (TI ’10) yang pada saat itu
sedang melakukan kegiatan perkuliahan di gedung yang sama, sempat terdengar
suara teriakan wanita pada sekitar pukul 14.00 WIB. Lalu akhirnya, siswi SMK
yang belum diketahui nama dan asal sekolahnya itu dibawa oleh petugas
menggunakan ambulans sekitar satu jam berikutnya.
“Saya juga tidak begitu tahu kejadiannya, karena
sedang kuliah. Pokoknya anak SMK itu awalnya sedang di ruangan server lantai 3,
lalu kesurupan dan akhirnya pingsan. Setelah itu, digotong ke bawah (Ruang Tata
Usaha Program Studi Teknik Industri). Lalu di Ruang TU, dia teriak-teriak
menggunakan Bahasa Sunda. Dia teriak cukup lama, mungkin lebih dari setengah
jam. Terus akhirnya dibawa sama Ambulans,” tutur Asha.
Kejadian ini sempat menghebohkan seluruh area gedung
Teknik Industri ITB itu. Namun kegiatan perkuliahan tetap dilanjutkan seperti
biasa.
“Saya sedang kuliah, lalu terdengar suara teriakan
wanita dari bawah. Mahasiswa yang ada di kelas sempat heboh dan penasaran
tentang suara itu. Tapi dosennya bilang ‘fokus lagi ke depan’ dan kuliah pun
dilanjutkan seperti biasa,” tutur Panji (MG ’10) yang pada saat itu juga sedang
kuliah di gedung yang sama.
Belum diketahui sebab muasal terjadinya kesurupan
ini. Padahal selama ini tidak pernah ditemukan kejadian seperti itu. Sebagian
dari gedung-gedung yang ada di ITB memang merupakan gedung lama, yang sudah
berdiri hampir 1 abad. Namun semakin lama, semakin banyak gedung baru yang
dibangun.
Menurut salah seorang petugas Satpam ITB yang
dimintai keterangannya, memang pernah ada kejadian-kejadian aneh yang terjadi.
Tapi itu sangat jarang, dan hanya sesekali saja. Laporan dari mahasiswa tentang
hal-hal aneh pun sangat jarang. Apabila kejadian-kejadian aneh terjadi pada
malam hari, hal ini sudah dianggap biasa di kalangan petugas Satpam yang lain.
Tapi kali ini, kejadian mistis tersebut terjadi di siang bolong, di mana
kegiatan perkuliahan sedang aktif berlangsung.
“Dulu juga pernah, ada kejadian aneh. Waktu
zaman-zamannya Bom Bali, di ITB sedang ada penelitian secara forensik tentang
beberapa organ tubuh korban Bom Bali,” tutur salah seorang petugas Satpam yang
dimintai keterangannya. Waktu itu penelitian dilakukan di Gedung PAU. Lalu ada
laporan dari sopir taksi yang pada saat itu baru saja mengantar barang ke gedung
tersebut. Sopir taksi tersebut mengaku melihat adanya beberapa orang asing
sedang berada di gedung PAU dan melakukan kegaduhan, seperti sedang mengadakan
pesta. Padahal pada saat itu sudah pukul 21.00 WIB. Dan sewaktu diperiksa oleh
Satpam, tidak menemukan apapun.
Selama ini ITB dikenal sebagai Institusi terbaik
yang ada di Indonesia. Perguruan tinggi yang mengajarkan mahasiswanya untuk
selalu mengedepankan fakta ilmiah dan ilmu pengetahuan. Dan hampir tidak pernah
mengusik hal-hal yang berbau mistis. Mungkin ini semacam peringatan dari Yang
Maha Kuasa, mengingatkan kita akan kehadiran makhluk lain di dunia ini. Bukan
untuk ditakuti atau bahkan dimanfaatkan. Tapi untuk dipercaya dan diyakini
kehadirannya, oleh hati yang paling dalam.
Semoga hal ini mengingatkan kita bahwa terdapat
hal-hal yang tidak dapat terpecahkan oleh logika, bahkan oleh ilmu pengetahuan
yang paling hebat sekalipun, yaitu kekuasaan Allah SWT. Sungguh selalu ada
hikmah dibalik semua kejadian. Dan sesungguhnya, Tuhan menciptakan langit dan
bumi serta seluruh isinya, tidak lain adalah untuk beribadah kepada-Nya. Semoga
adanya kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita, dan menambah keimanan kita.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar